Latihan Gabungan Kebencanaan SMA Dewi Sartika

8 bulan yang lalu
Gambar Utama Artikel

Latihan Gabungan Kebencanaan SMA Dewi Sartika

Jakarta, 1 Juni 2025 — SMA Dewi Sartika sukses menggelar kegiatan Lomba dan Latihan Gabungan Kebencanaan pada Sabtu (31/5), yang diikuti oleh pelajar SMP dari berbagai sekolah di DKI Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi ajang edukatif sekaligus kompetitif bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat dunia kesiapsiagaan bencana melalui pendekatan yang menyenangkan dan penuh tantangan.

Mengusung semangat “Be Ready, Be Safe, and Be the Hero,” acara ini tidak hanya menyuguhkan lomba-lomba menarik, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi situasi darurat. Seluruh peserta diajak untuk terlibat aktif dalam berbagai cabang kegiatan, seperti:

* 🩹 Pertolongan Pertama
* 🏥 Perawatan Keluarga
* 🟥 Kepalangmerahan dan Ayo Siaga Bencana
* 🧠 Pendidikan Remaja Sebaya (dengan materi tentang kesetaraan gender)
* 💪 Halang Rintang (mengangkat korban ke tandu, melewati tembok tinggi, dan lorong sempit)
* 📸 Lomba Fotografi bertema Be Ready, Be Safe, and Be the Hero

Dalam sesi Halang Rintang, peserta ditantang melewati rintangan fisik yang mensimulasikan kondisi nyata saat evakuasi bencana. Mereka harus cepat, sigap, dan kompak—membawa korban melalui jalur sempit, mengangkat tandu, hingga memanjat tembok tinggi.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah lomba fotografi, di mana peserta diberi kebebasan mengabadikan momen-momen aksi dan solidaritas selama kegiatan berlangsung. Hasil-hasil fotonya tak hanya estetik, tapi juga menggambarkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian.

Sementara itu, dalam sesi Pendidikan Remaja Sebaya, peserta diajak berdiskusi soal kesetaraan gender dalam konteks kesiapsiagaan. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta menyampaikan pendapatnya tentang pentingnya kerja sama tanpa memandang gender dalam situasi darurat.

Acara ini juga semakin bermakna dengan hadirnya pemateri dari "Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB)" yang memberikan sharing session tentang bagaimana menghadapi bencana secara strategis dan terorganisir. Dengan pendekatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja, materi ini menjadi salah satu bagian paling diapresiasi peserta.

> “Ternyata jadi siaga bencana tuh bisa dipelajari dengan cara yang fun. Aku jadi lebih siap, dan makin semangat buat ikut kegiatan seperti ini lagi,” ungkap salah satu peserta dari SMPN 115 Jakarta.

Kegiatan ditutup dengan suasana yang meriah dan penuh semangat, terutama saat pengumuman para pemenang lomba. Sorak sorai terdengar saat nama-nama sekolah diumumkan sebagai juara di berbagai cabang. Para peserta yang menerima piala dan penghargaan naik ke panggung dengan wajah sumringah, membawa pulang lebih dari sekadar trofi—tapi juga pengalaman, kebanggaan, dan semangat baru untuk terus belajar menjadi generasi yang tangguh dan peduli.

“Seneng banget bisa bawa piala buat sekolah, tapi yang paling berkesan tuh prosesnya—kerja sama bareng tim, ketawa-tawa pas latihan, sampai akhirnya bisa berhasil juga,” ujar salah satu peserta usai menerima piala.

Momen ini menjadi penutup yang hangat dari seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus bukti bahwa belajar siaga bencana bisa dilakukan dengan cara yang seru, membangun, dan penuh makna.

Lewat kegiatan ini, SMA Dewi Sartika tidak hanya membuka ruang belajar bagi pelajar SMP, tapi juga menanamkan nilai-nilai siaga, empati, dan kerja sama yang akan sangat berguna di masa depan.

Galeri Foto


Komentar

Silakan login untuk berkomentar.